Soppeng Command Center Implementasi Riil Smart City Di lingkungan Kabupaten di Indonesia
Tanggal Posting : Kamis, 19 Oktober 2017 | 13:34
Oleh : Hendra Abdi - Dibaca : 158 Kali
Soppeng Command Center Implementasi Riil Smart City Di lingkungan Kabupaten di Indonesia

SUKSESINDONESIA - Penerapan Konsep Smart City di Sulawesi Selatan saat ini bisa dikata masih sekadar jualan kampanye saja. Hal ini bisa jadi belum adanya standar baku dari pemerintah pusat khususnya mengenai desain dan aturan implementasi Smart City secara eksplisit. Namun, sebagai langkah awal merealisasikan Operasional smart city mirip dengan yang dilakukan di Jakarta, Bandung dan Makassar, Pemerintah Kabupaten Soppeng sebuah kabupaten kecil di provinsi Sulawesi Selatan mengimplementasikannya dengan pendirian Soppeng Command Center (SCC).

SCC ini bisa diklaim sebagai implementasi paling riil konsep smart city khususnya di lingkungan kabupaten yang ada di Indonesia. Fungsionalitas SCC bertujuan untuk memantau kebutuhan masyarakat secara terpusat, sembari meningkatkan efisiensi pelayanan, khususnya melalui kanal media sosial yang notabene memang sudah banyak digunakan oleh masyarakat Soppeng sendiri. 

soppeng-command-center-smart-city-pertama-di-kabupaten

SCC di Soppeng dirancang melalui jaringan Metro Ethernet, dengan menggunakan jalur fiber optik khusus dan wireless guna menghubungkan kantor SKPD dengan beberapa ruang pelayanan publik.

Adapun penggunaan jaringan lokal ini didesain untuk mengurangi biaya data dan hambatan konektivitas internet yang sering terjadi di Soppeng.

Baca Juga: Catatan Perjalanan; PENTING Bagi Kota/Kabupaten Memiliki Aplikasi Mobile City

Selain itu, jaringan Metro Etherner sengaja digunakan karena lebih dapat menjamin privasi data yang dihimpun oleh Pemkab Soppeng, dari beberapa ruang publik yang terhubung seperti dari kantor pelayanan masyarakat seperti dinas kependudukan, rumah sakit, puskesmas, sekolah hingga area publik seperti bundaran kota.

soppeng-command-center-di-kabupaten-soppeng

Fungsionalitas yang diterapkan Soppeng Command Center

Teknologi pertama yang diterapkan dalam Soppeng Command Center adalah CCTV, yang berfungsi melakukan monitoring mulai dari kantor pelayanan masyarakat hingga instansi dan ruang publik secara real-time melalui sistem terpusat. Kemudian, implementasi dari sistem presensi pegawai pemerintahan terpadu di seluruh wilayah kabupaten Soppeng guna memaksimalkan penilaian kinerja juga sudah berhasil diujicobakan.

smart-city-soppeng-command-center-di-kabupaten-soppeng

Khusus bagi masyarakat Soppeng sendiri, Call Center Terintegrasi kini juga sudah bisa dinikmati. Melalui satu jalur, masyarakat di Soppeng bisa mengutarakan kebutuhan yang diinginkan, misalnya layanan pemadam kebakaran, layanan rumah sakit, hingga kepolisian menjadi lebih mudah diakses. 

Tak hanya itu, masyarakat Soppeng juga boleh melakukan pengaduan melalui media sosial resmi yang sudah dirilis. Teknologi terakhir yang sudah tersedia di SCC adalah Kartu Macca. Layanan berbasis kartu yang terintegrasi, yang bertujuan membantu masyarakat khususnya akses bidang pendidikan, kesehatan, bantuan hukum, hingga beras sejahtera. Penggunaan kartu Macca inipun dapat diakses secara bebas dan terbuka melalui website.

soppeng-command-center-smart-city-kabupaten-soppeng

Kartu Macca merupakan inovasi Smart Card dengan IC (Integrated Circuit) yang tertanam di dalamnya, di mana IC ini di gunakan untuk melakukan proses informasi, juga memiliki media penyimpanan dengan kapasitas tertentu.

Meningkatkan Layanan Secara Konsisten Dengan Mengajak Masyarakat Berkarya

Hingga hari ini, masih banyak mimpi yang ingin coba direalisasikan PemKab Soppeng di bidang implementasi teknologi untuk masyarakat. Impiannya jelas, untuk membuat Soppeng menjadi kabupaten terbaik khususnya dalam implementasi e-government. Hal ini pun sementara coba diwujudkan melalui pendirian sebuah Co-working space guna melahirkan lingkungan industri kreatif semisal Startup. 

Visinya untuk membuat masyarakat setempat dapat berkembang dan membantu pemerintah Soppeng memberikan solusi bagi masyarakat secara luas. Dengan meningkatkan daya saing UMKM setempat, pemerintah meyakini bahwa tingkat kemiskinan di wilayah Kabupaten Soppeng bisa terus menurun. Maka dari itu, pemerintah setempat mengajak berbagai kalangan untuk terus semangat berinovasi, khususnya generasi muda Soppeng.

Hendra Abdi
CEO PT. DIGIFOM




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait