SEJARAH LAHIRNYA HABIBIE CUP
Tanggal Posting : Minggu, 1 November 2015 | 14:41
Oleh : Hendra Abdi - Dibaca : 756 Kali
SEJARAH LAHIRNYA HABIBIE CUP
BJ Habibie saat itu masih menjabat Menristek RI dan Kepala BPPT bersama tokoh penggagas Habibie Cup, HM Alwi Hamu memperlihatkan piala bergilir pada 27 Oktober 1994 silam. (dok/fajar)

SUKSESINDONESIA.COM, PAREPARE - Turnamen Sepak Bola Habibie Cup merupakan turnamen tertua di Sulsel. Umur turnamen ini sudah mencapai 25 tahun yang pertama kali digelar pada tahun 1990 silam di Kota Parepare. Turnamen ini pun sudah digelar sebanyak 20 kali (hingga 2012 lalu, sebelum vakum). Pencetus turnamen ini tak lain adalah putra-putra asli Kota Parepare, yakni almarhum Mirdin Kasim yang saat itu menjabat Walikota Parepare dan HM Alwi Hamu yang notabene merupakan pendiri Harian FAJAR dan saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Wapres RI, Jusuf Kalla.

Menurut Sekretaris Panitia Habibie Cup, Ibrahim Manisi, dua orang itulah yang menjadi otak terbentuknya turnamen ini. Dua tokoh ini merasa peduli terhadap perkembangan dunia olahraga utamanya sepak bola lokal dan memerlukan wadah untuk mencari bibit pesepakbola handal dan dibuatlah turnamen sepak bola lokal. Ibrahim yang sejak awal sudah terlibat di Kepanitiaan Habibie Cup pun menceritakan bahwa awal mula nama turnamen ini adalah Turnamen Sepak Bola Ajatappareng yang memperebutkan Piala Bergilir Prof. DR. Ing. BJ. Habibie. Namun seiring waktu turnamen ini lebih dikenal Habibie Cup dan melekat sampai sekarang.

"Dari catatan sejarah lahirnya turnamen yang masih berkelas regional tersebut, diprakarsai Walikota Parepare H Mirdin Kasim dan HM Alwi Hamu. Keduanya membutuhkan tokoh nasional asal Parepare yang pas untuk jadi ikon turnamen ini dan memilih BJ. Habibie yang saat itu masih menjabat Menristek RI dan Kepala BPPT," katanya, Rabu, 21 Oktober. Salah satu faktor yang mendorong Mirdin Kasim dan Alwi Hamu berkolaborasi menyelenggarakan turnamen Habibie Cup tersebut, adalah dengan menurunnya prestasi sepak bola anak-anak PSM Makassar pada saat itu. Untuk mencari bibit-bibit pesepakbola terbaik, maka lahirlah turnamen lokal yang nantinya pemain-pemain potensial akan diproyeksikan mengisi barisan Pasukan Ramang.

Sejumlah nama tenar lahir di turnamen ini dan sempat membela PSM Makassar seperti almarhum Ayub Khan, Ali Baba, Ronny Ririn, Andi Oddang, Ahmad Amiruddin, Irsyad Aras, Hamka Hamzah, Syamsul Chaeruddin dan banyak lagi bintang lapangan lainnya. "Dulu turnamen ini untuk mencari bibit pesepakbola andal, tapi sekarang turnamen ini sudah sangat bergengsi dan diminati pesepakbola nasional. Sebut saja Sulham Zamrun hingga Firman Utina ikut berpartisipasi serta masih banyak lagi pemain bintang yang berlaga," kata Ibrahim.

Sejak gelaran pertama, Ibrahim tak menampik bahwa turnamen ini banyak mendapatkan hambatan hingga puncaknya pada 2012 lalu, saat turnamen di vakumkan sebelum kembali digulirkan tahun ini. Sebelumnya, Habibie Cup juga sempat vakum pada tahun 2009 dan 2011 karena alasan ketidaksiapan dan anggaran yang minim untuk event sepakbola akbar di Sulsel itu. Sejak vakum pada 2013 lalu, piala Habibie pun terpasang rapi di lemari Japfa Persim Maros yang saat itu menjadi jawara turnamen ini ketika digelar kota Palopo pada 2012 lalu. "Sekarang Habibie Cup bangkit dan membawa semangat baru untuk persepakbolaan nasional. Buktinya sekarang peminat turnamen ini sudah mewabah ke pemain bintang ISL," katanya.

Tahun ini - 2015 merupakan tahun yang ke-25. Turnamen Habibie Cup ini kembali akan digelar pada tanggal 28 Oktober s/d 10 Npember 2015, di Stadion Gelora Mandiri, Kota Parepare. Total tim yang berpartisipasi sebanyak 12 tim, yakni Persipare Parepare, Persim Maros, Gasma Enrekang, Gaswa Wajo, Sidrap United, persiban Bantaeng, Perssin Sinjai, Persibone, PS Sulbar (ASA FC), SANDEQ FC, Persipal Palu Jafpa dan PSM Makassar.

Menurut Walikota Parepare Taufan Pawe, moment dibekukannya PSSI sangat tepat digelarnya kembali Habibie Cup pasca vakum. Keduanya bertekad meningkatkan kelas turnamen Habibie Cup dari Regional menjadi Event Nasional. Namun, agaknya kurang mendapat respon dari Klub-klub sepak bola secara nasional karena belum mendapatkan dukungan resmi dari pemerintah pusat (meski pesepakbola nasional sangat berminat). ’’Semoga gelaran tahun-tahun selanjutnya mendapat perhatian dari Menpora,’’ tutur Alwi Hamu beberapa waktu lalu.

Semoga persepakbolaan di Indonesia bisa segera bergulir lagi dan Sepakbola Indonesia bisa bertaring lagi di kancah pesepakbolaan Indonesia, Sukses Sepakbola Indonesia !

Daftar Juara Habibie Cup dan Tempat Pagelaran

  • 1990-Persipare, Parepare
  • 1991-Persipare, Parepare
  • 1992-Persipare dan Perssidrap, Parepare
  • 1993-Persipare dan PSM Makassar, Parepare
  • 1994-Sandeq Polmas, Parepare
  • 1995-PSM Makassar, Sidrap
  • 1996-PSM Makassar, Parepare
  • 1997-PSM Makassar, Makassar
  • 1998-PS Sandeq Polmas, Polmas
  • 1999-Persipare, Sidrap
  • 2000-Perspin dan PS Sandeq Polmas, Pinrang
  • 2001-Persipare, Parepare
  • 2002-Persipare, Parepare
  • 2003-Persipare, Parepare
  • 2005-Persijo, Parepare
  • 2006-Persipare, Parepare
  • 2007-PS Sandeq Polmas, Parepare
  • 2008-Persipangkep, Parepare
  • 2010-Gasma Enrekang, Enrekang
  • 2012-Japfa Maros (Persim Maros), Palopo




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait