Orangutan Bukanlah Makanan, Melainkan Hewan Yang Sebenarnya Layak Untuk Dicintai
Tanggal Posting : Sabtu, 18 Februari 2017 | 12:52
Oleh : Hendra Abdi - Dibaca : 186 Kali
Orangutan Bukanlah Makanan, Melainkan Hewan Yang Sebenarnya Layak Untuk Dicintai

SUKSESINDONESIA - Orangutan bukanlah sebuah hewan yang pantas untuk disantap, melainkan hewan yang sebenarnya patut untuk dicintai dan dilindungi. Mari, lindungi dan jagalah satwa langka ini dan mulailah dari rumahnya di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Masih ingat yang baru-baru ini satu kasus yang cukup membuat kepala geleng-geleng dan heboh di kalangan traveler. Seekor orangutan dibunuh, kemudian dagingnya dimasak, dan dimakan beramai-ramai, sadis! Tempat kejadian pembantaian orangutan ini ada yakni di Desa Tumbang Puroh, Kecamatan Sei Hanyo, Kabupaten Kapuas, Kalimantan tengah.

wisata-orangutan-di-taman-nasional-tanjung-pitung

Peristiwa yang sangat memilukan dan harusnya membuat kita sadar, jika selama ini orangutan masih menjadi satwa yang termarginalkan, dan dianggap berbahaya bagi sebagian orang. Nasibnya yang makin terpuruk, karena habitatnya mulai dirusak dengan banyak lahan kelapa sawit yang dibuka, dan orangutan dianggap sebagai hama bagi si pemilik lahan.

Padahal, jika ditelisik lebih jauh, orangutan ini sangat berperan penting dalam proses keseimbangan ekosistem hutan hujan tropis yang banyak di Indonesia. Dari informasi yang dihimpun, orangutan adalah satwa jenis kera besar yang dilindungi undang-undang. Status konservasinya termasuk dalam daftar Critically Endangered di IUCN, alias kritis terancam punah.

wisata-orangutan-di-taman-nasional-tanjung-pitung-kalteng

Saat ini, terdapat 2 jenis orangutan yang berkembang di Indonesia, yaitu orangutan Sumatra dengan nama ilmiahnya Pongo Abelii dan orangutan Kalimantan atau Pongo Pygmaeus. Salah satu habitat untuk bisa melihat orangutan yaitu di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalteng.

Berdasarkan letak geografis, Tanjung Puting masuk dalam wilayah Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat serta Kecamatan Hanau dan Kecamatan Seruyan Hilir di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah. Kawasan ini dulunya ditetapkan sebagai cagar alam pada tahun 1935. Kemudian, statusnya dinaikkan menjadi taman nasional sejak tahun 1982.

Di Tanjung Puting terdapat 3 camp yang bisa traveler kunjungi agar dapat melihat orangutan Borneo. Tiga Camp itu seperti, Camp Tanjung Harapan, Camp Pondok Tanggui dan Camp Leakey. Di 3 lokasi camp ini, traveler akan bisa melihat lebih dekat bagaimana kehidupan sehari-hari orangutan, dari yang masih kecil sampai yang telah dewasa.

orangutan-di-taman-nasional-tanjung-pitung-kalteng

Di habitatnya, Tanjung Puting, anda bisa merasakan bahwa orangutan sebenarnya jenis hewan yang sama sekali tidak layak untuk dimusuhi apalagi dibantai. Tingkah hewan pemalu ini justru menggemaskan. Orangutan yang masih kecil senantiasa asyik bergelayut manja dan belum mau jauh-jauh dari induknya.

Sementara orangutan yang sudah agak dewasa, tampat asyik bersantai sambil mengunyah makanannya. Semuanya hidup damai dan bahagia bersama masing-masing kelompoknya. Tak ada sedikit pun gelagat bahwa mereka adalah hewan yang berbahaya dan perlu dibasmi. Justru kita sebagai manusia lah yang mustinya perlu introspeksi. Mengapa kasus pembunuhan terhadap orangutan terus berulang.

Traveler yang ingin melihat lebih dekat dengan orangutan, bisa memanfaatkan waktu di akhir pekan ini berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting. Sayangilah orangutan, sebelum salah satu satwa asli Indonesia ini makin terpuruk di ambang jurang kepunahan.




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait

Belum ada berita