Intip Keistimewaan Boneka Kayu Pemakaman Toraja Yang Tidak Biasa
Tanggal Posting : Selasa, 31 Januari 2017 | 10:35
Oleh : Hendra Abdi - Dibaca : 475 Kali
Intip Keistimewaan Boneka Kayu Pemakaman Toraja Yang Tidak Biasa

SUKSESINDONESIA - Mainan seperti boneka umumnya dijadikan barang seperti kado atau hadiah bagi anak-anak. Namun, di Toraja, boneka justru banyak digunakan untuk pemakaman dan hebatnya lagi karena bisa mencapai harga hingga puluhan juta rupiah. 

Toraja memang sangat terkenal dengan acara upacara pemakamannya yang sangat tidak biasa. Anda pasti sudah pernah dengar tentang penguburan yang dilakukan di atas tebing? Itulah salah satu adat Toraja. Tidak hanya tempat pemakamannya yang terkenal, tapi juga patut dilirik mengenai boneka makamnya.

destinasi-wisata-boneka-kayu-toraja

Traveler yang sudah pernah berkunjung ke Tana Toraja pasti pernah melirik boneka kayu seukuran manusia yang diletakkan di depan kubur. Fungsi boneka ini untuk penanda dari si empunya kubur, sejenis potret di batu nisan, agar sanak saudara yang datang dari tanah rantau bisa mengetahui bagaimana dan seperti apa wajah leluhurnya. Mengenal serta menghormati leluhur merupakan kebudayaan yang masih terus dilestarikan hingga sekarang oleh Masyarakat Toraja.

Tapi tidak sembarang. Boneka kayu ala orang Toraja ini hanya boleh digunakan bagi oma-opa atau orang yang telah sepuh. Kemudian, hanya para bangsawanlah yang dibolehkan menggunakan boneka kayu untuk dipasang di depan kuburnya.

destinasi-wisata-boneka-kayu-di-toraja

"Harga boneka kayu bervariatif, mulai dari Rp 10-25 juta," ujar seorang pemahat boneka kayu dari Desa Lemo, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Boneka kayu dibuat seukuran dengan orang yang meninggal, dan wajahnya diharuskan mirip!

Di tangan atau leher boneka akan disematkan sepu atau tas kecil yang disimbolkan untuk membawa sirih. Lamanya pengerjaan sangat tergantung dari ukuran boneka. Di banderol dengan cukup harga fantastis namun tidak begitu saja bisa langsung diletakkan di makam. Peletakan boneka ini juga harus melalui upacara adat. 

Tak hanya harganya yang cukup fantastis, untuk peletakan boneka kayu ini diharuskan memotong hingga 24 jenis kerbau. Bayangkan saja, tidak hanya satu atau dua ekor tapi sampai 24 jenis kerbau. Jenis kerbau dilihat dan dinilai dari warna kulit dan jenis tanduknya. Upacara peletakan boneka ini biasanya dilakukan selama 3 hari.

ritual-ma’nene-wisata-boneka-kayu-toraja

Nah setelah boneka telah berumur ratusan tahun, akan dilakukan upacara Ma Nenek atau pergantian baju. Saat upacara ini boneka akan ditukar dengan yang imitasi. Boneka yang asli disimpan di rumah atau lumbung agar tidak dicuri. 

Jadi, inilah salah satu alasan boneka makam seringkali menjadi bahan curian. Selain harganya yang mahal, upacaranya pun tidak murah dan tidak sembarangan.




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait