Bag 3; Memimpin Palopo, Judas Amir, Tuai Kritikan Panen Pujian
Tanggal Posting : Jumat, 16 Juni 2017 | 14:35
Oleh : Hendra Abdi - Dibaca : 727 Kali
Bag 3; Memimpin Palopo, Judas Amir, Tuai Kritikan Panen Pujian

SUKSESINDONESIA - Dalam 4 tahun ini nama Judas Amir beserta Jajarannya terus menghiasai HL dan Trending artikel di berbagai media cetak maupun online. Pro dan kontra seakan terlihat tidak akan berhenti. Tidak akan berhenti setelah langkah politis Judas yang berpasangan dengan Akhmad Syarifuddin, tidak juga akan berhenti setelah beberapa kebijakan serta beberapa program kerjanya yang tidak sedikit menimbulkan kontroversi namun berpihak pada masyarakat.

Gambo efek yang erat dikaitkan dengan Judas Amir yang banyak tidak dipercaya beberapa kelompok masyarakat, sampai hari ini terus bergulir. Apapun yang dikerjakan Walikota Palopo selalu menjadi sasaran pujian sekaligus kritik. Gambo efek semakin berlipat ganda daya jangkaunya karena banyaknya gebrakan-gebrakan yang telah dan akan dilakukan Walikota Palopo.

Pada beberapa kesempatan, Walikota menegaskan Pemkot Palopo tidak bisa menunda lagi untuk melakukan perubahan mendasar di berbagai bidang, seperti bidang perekonomian, infrastruktur, peternakan, teknologi dan informasi, dll. Tercatat, untuk tahun 2017 ini saja, tercatat beberapa program dan pembangunan yang akan dan sudah dilakukan Pemkot Palopo, seperti soal pembangunan dan perbaikan yang terbagi di beberapa Kecamatan di kota Palopo, yakni, Kecamatan Wara, Wara Utara, Wara Selatan, Wara timur, Wara Barat dan Kecamatan Mungkajang. Pembangunan kantor BKD, kantor BPMPPT, kantor Dharma Wanita, tambahan pembangunan kantor Wali kota, dan Bappeda.

Baca Juga:
Bag 1; Bukti Nyata Pemerataan Pembangunan di Kota Palopo
Bag 2; Judas Amir Memang Membuktikan Bukan Janji

Termasuk juga, pembangunan site development, revitalisasi lapangan Pancasila, pembangunan taman segitiga Binturu, pembangunan pintu gerbang Sampoddo, pembangunan Taman Segitiga Lapangan Penis Pelti dan pembangunan landscape kantor wali kota dan rehab gedung TV Ratona.

Selain pembangunan gedung, ada juga pengerjaan jalan dan drainase yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk dinas sendiri, di dinas Kesehatan, ada sejumlah proyek fisik yang dilakukan. Seperti pembangunan dan rehab sejumlah puskesmas yang ada di sembilan kecamatan.

Belum cukup dengan itu, Proyek fisik lainnya juga sudah dikebut Pemkot Palopo seperti pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH), pembangunan prasarana sekolah, pembangunan pos terminal, rehab gedung DPRD, penimbunan perumahan nelayan, pengendalian banjir, serta penataan kawasan pariwisata. 

Setiap kali ada isu pembangunan di Palopo, Judas bisa dipastikan akan selalu ikut dikaitkan. Sayangnya, tanpa sadar justru popularitas Judas Amir semakin ada di puncak politik kota Palopo. Cek and ricek adalah sesuatu yang natural dalam dunia politik. Tanpa ada nasihat, kritik, maupun teguran yang pas bisa jadi seorang Judas akan bisa melenceng.

Jadi seharusnya mengkritik Judas itu tidak usah sembunyi-sembunyi, apalagi hanya berani cuap-cuap di sosial media. Karena mengkritik Judas dan Jajarannya itu tidak haram. Yang seharusnya menjadi pertanyaan adalah kritik seperti apa yang harus di lontarkan.

Di beberapa kesempatan Bapak Judas Amir mengatakan, "Kenapa saya tidak menjawab seketika saat orang mengkritik atau mencibir.. itu karena saya mengerti jika yang dikritik adalah sesuatu yang sementara saya kerjakan.. Jadi jawaban saya nanti saat kerjaan itu sudah saya selesaikan. Bekerja itu penting, tapi lebih penting menyelesaikannya."

Judas Amir sudah menjadi orang nomor satu di kota Palopo. Apapun yang dikerjakan, bahkan keluarganya pun semua akan masuk sasaran kritik dan apresiasi. Itulah harga yang harus dibayar dari seorang public figure. Bersambung.




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait