Bag 2; Judas Amir Memang Membuktikan Bukan Janji
Tanggal Posting : Rabu, 14 Juni 2017 | 12:30
Oleh : Hendra Abdi - Dibaca : 398 Kali
Bag 2; Judas Amir Memang Membuktikan Bukan Janji

SUKSESINDONESIA - Selama beberapa tahun terakhir, Judas Amir memang menjadi harapan baru bagi Kota Palopo yang lebih baik. Masyarakat kota Palopo pun sudah melihat gebrakan-gebrakan yang telah dan akan dilakukan Walikota Palopo. Dan memang di era pemerintahan Judas terlihat banyak hal baru, mulai pilihan berdiskusi dan mendengar aspirasi masyarakat di warkop ala Pak Walikota yang menonjolkan kesederhanaan, ringkasnya kalau untuk kepentingan warga, dimana pun, kapanpun itu Pemkot Palopo tetap bisa melayani warga Palopo. Tak heran jika kebijakan serta beberapa program kerjanya yang tidak sedikit menimbulkan kontroversi namun berpihak pada masyarakat.

Dan saat sekarang ini, bisa dikatakan pujian patut diberikan atas pembuktian kerja Bapak Walikota Palopo dan segenap jajaran serta mitra kerjanya.

Memasuki tahun ketiga masa kepemimpinan Bapak Judas Amir, sampai hari ini banyak pihak dari lawan politiknya yang kerap melontarkan penilaian buruk pada pemerintahan Judas Amir. Bahkan meski Walikota Palopo ini sering diolok-olok dan difitnah oleh berbagai pihak, semua itu terbantahkan dan satu per satu dibalas dengan bukti kerja nyata dan niat lurus untuk Palopo dan masyarakatnya.

Dan kemarin sudah dibahas beberapa bukti nyata pembangunan di kota Palopo (Baca juga: Bag 1; Bukti Nyata Pemerataan Pembangunan di Kota Palopo) Adapun program visioner lainnya yang sudah dilakukan adalah :

BPJS Gratis
Pemerintah Kota Palopo dalam hal ini Bapak Wali Kota, Judas Amir sangat memperhatikan kondisi warganya. Mulai program mengatasi pengangguran, kesehatan, dan juga kesejahteraan masyarakatnya. Dan untuk kesehatan, Bapak Judas Amir memprogramkan layanan kesehatan gratis, meskipun mereka mampu tanpa terkecuali dengan menanggung iuran BPJS Kesehatan yang diberi nama jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).

Tujuannya agar tak ada lagi keluhan yang didengar ada warga kota Palopo yang sakit tapi tak bisa berobat karena tak punya uang. Semuanya gratis. Program ini telah dimulai sejak awal tahun 2017.

Hebatnya lagi, sampai saat ini baru Kota Palopo dari seluruh kabupaten/kota se Indonesia yang terapkan program kesehatan gratis menyeluruh. Menanggung seluruh warganya untuk mendapatkan pelayanan BPJS Kelas III. Memang sudah ada yang menerapkan, tetapi untuk tingkat propinsi, tepatnya di Propinsi DKI Jakarta dan Aceh,

Ambulance Gratis 24 Jam
Sejak dilaunching pada 10 Maret 2015 lalu, program ambulance Jemput Antar (JA) hingga sekarang masih tetap eksis dalam melayani masyarakat di Kota Palopo. Bahkan pada tahun 2016 saja, ambulance JA dengan tagline Melayani Cepat, Tepat, Selamat, dan Gratis telah berhasil melayani hingga 5.574 kasus. Ambulance JA merupakan program kesehatan paripurna sesuai visi yang dicanangkan Bapak Judas Amir, yakni menjadi sarana pelayanan kesehatan demi mendukung terciptanya pelayanan kesehatan gratis yang paripurna di Kota Palopo. Dan misinya untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan emergency sistem jemput antar pasien yang berkesinambungan, cepat, dan tepat secara gratis dimanapun dibutuhkan.

UPTD JA memang salah satu program visioner dari Judas Amir yang sejak di launching langsung mendapat respon luar biasa dari masyarakat, utamanya warga yang memiliki keluarga sakit dalam kondisi emegercy. UPTD JA merupakan unit pelayanan dinas kesehatan setingkat puskesmas yang melayani masyarakat Palopo sistem door to door. Dalam melayani pasien, dokter dan tim medis akan memberikan pertolongan pertama dan observasi kondisi kesehatan pasien. Setelah hasil observasi ternyata si pasien harus dirujuk ke rumah sakit, maka akan segera dibawa dengan mobil ambulans ke rumah sakit, namun jika masih layak dirawat di rumah, maka tim medis akan merawat pasien di rumahnya.

Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepelautan.
Salah satu program visioner dan andalan Walikota Palopo adalah Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepelautan yang telah dilakukan sejak tahun 2013 lalu atau tepatnya sejak kota Palopo dipimpin oleh Walikota Judas Amir. Bahkan bisa dikata Program visioner Walikota Palopo ini, menjadi satu-satunya dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia pemerintah yang membiayai anak mudanya untuk mengikuti diklat pelaut setiap tahun. Kerennya lagi, tahun 2017, program ini mulai ditiru oleh Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Program Diklat Kepelautan yang bermuara mendidik dan melatih pemuda menjadi pelaut kini jadi program nasional yang dilaksanakan Kemenhub mulai tahun 2017 ini.

Program ini bertujuan membuka lapangan kerja bagi anak-anak muda di kota Palopo yang selama ini masih menganggur dan berkeinginan menjadi pelaut, tapi terkendala di masalah biaya yang memang mahal untuk mengikuti Diklat Kepelautan. Dan sejak program ini digulirkan 4 tahun lalu, sebanyak 290 lulusan Diklat Kepelautan Pemkot Palopo telah melakukan praktik magang dan bekerja di sejumlah perusahaan pelayaran di Tanah Air.

Dan sesuai arahan Wali Kota, program Diklat Kepelautan Kota Palopo akan membiayai anak muda Palopo dalam mengikuti Diklat selama 40 hari di BP2IP Barombong atas biaya Pemkot, dan sertifikat yang akan diperoleh peserta Diklat Pelaut Kota Palopo ada 5 sertifikat, yakni Basic Safety Training (BST), Security Awareness Training (SAT), Advance Fire Fighting (AFF), Medical First Aid (MFA), dan Security Awareness Training for Seafarer with Designated Security Duties (SATSDSD).

Sistem Suntik Pipa Untuk Atasi Kemacetan Air.
Walikota Palopo, HM Judas Amir beberapa waktu lalu berhasil menerima penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017 dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Asman Abnur. Penghargaan ini diterima Judas Amir, berkat program inovasi yang dilakukan Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Mangkaluku Palopo, berupa sistem suntik pipa untuk mengatasi kemacetan air yang dinilai sebagai sebuah inovasi pertama kalinya di Indonesia.

judas-amir-raih-penghargaan-menpan-rb
Sumber; Dok.tribuntimur

Sistem suntik pipa yang menjadi salah satu program andalan Pemkot Palopo dalam mendistribusikan air bersih kepada masyarakat, saat terjadi kemacetan distribusi air bersih kepada pelanggan. Dan program visioner ini pada akhirnya merupakan salah satu wujud nyata pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah terhadap masyarakat, dalam hal layananan akan kebutuhan air bersih dan air minum.

Ternak untuk Poktan di Sumarambu.
Wali Kota Palopo Judas Amir, beberapa waktu lalu telah membagikan ribuan hewan ternak kepada Kelompok Tani (Poktan) di sejumlah kecamatan yang ada di Kota Palopo.

judas-amir-membagikan-ternak-di-poktan-sumarambu
Sumber; Dok.tribuntimur

Pembagian ternak itu dipusatkan di Kelurahan Sumarambu, Kecamatan Telluwanua. Ribuan ternak yang dibagikan oleh Walikota Palopo terdiri dari 71 ekor sapi, 34 ekor kambing, 2.250 ekor itik dan 4.000 ekor ayam petelur. Tujuan program ini agar para peternak di kota Palopo nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
Adapun Dana bantuan ternak untuk poktan di Sumarambu ini berasal dari APBN-P, APBD-PI dan APBD Perubahan Kota Palopo.

Dengan beberapa program andalan, visioner dari Judas Amir, membuat mayoritas warga kota Palopo masih sangat atau cukup yakin bahwa Walikota Palopo ini mampu memimpin kota Palopo menjadi lebih baik lagi ke depan. Terlepas dari berbagai masalah yang dihadapi pemerintah, tingkat kepercayaan pada Judas Amir mampu memimpin Palopo ini tetap tinggi dan umumnya warga optimis dan puas dengan kemampuan leadership walikota.

Secara umum, masyarakat kota Palopo menilai bahwa Palopo ini sedang berjalan ke arah yang benar, Hal ini merupakan modal politik massa yang sangat penting. Ungkapan-ungkapan berbagai pihak maupun para politisi yang menilai masih banyak kekurangan selama Judas Amir memimpin diabaikan saja. Fokuslah bekerja untuk lima tahun lagi, menunaikan sejumlah janji kampanye dan program yang belum dan sementara berjalan.

Tak usah hiraukan hiruk pikuk Pilwakot 2018. Saatnya Walikota bertindak tegas, To be or Not to be. Selama tidak melanggar UUD 1945 dan Pancasila, tidak usah khawatir dengan semua intrik politik. Semoga niat baik selalu dimudahkan oleh Allah, dan tetap teguh dan sabar serta kerja keras demi Palopo yang lebih "Idaman". Bersambung!




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait