AYAH DENGARKANLAH AKU INGIN BERJUMPA WALAU HANYA DALAM MIMPI
Tanggal Posting : Minggu, 15 November 2015 | 13:42
Oleh : Hendra Abdi - Dibaca : 715 Kali
AYAH DENGARKANLAH AKU INGIN BERJUMPA WALAU HANYA DALAM MIMPI
SOSOK YANG SELALU MENGINSPIRASI ADALAH AYAH

Suksesindonesia.com - Ayah, Di usianya yang sudah senja ayahku tetap mencari nafkah untuk anak-anaknya. jam kerja ayah tidak seperti yang lain. disaat yang lain tertidur pulas, ayahku berangkat bekerja tengah malam dengan sepeda tua yang setia mengantarnya. ya, ayahku seorang cleaning service disebuah terminal ibu kota. setiap tengah malam sebelum bus-bus akan diberangkatkan, ayahku mencuci bus-bus itu hingga bersih. setiap malam ayahku membersihkan hampir puluhan bus, dengan upah yang sangat kecil, yaitu hanya 10 ribu rupiah/bus. sungguh harga yang tak pantas untuk sebuah pekerjaan yang cukup keras. Namun ayahku ikhlas menjalani profesi itu demi seorang istri dan lima anak-anaknya.

Hatiku selalu menangis jika melihat ayah sedang bekerja, badannya yang sudah tua renta harus mengerjakan semua itu dengan tenaganya yang sudah rapuh. Maafkan aku ayah, anakmu ini belum bisa membantumu untuk mencari nafkah. Aku hanya bisa berdoa semoga kelak aku bisa membahagiakanmu, agar kelak kau bisa menikmati hari tuamu dengan indah.

Sehabis pulang kerja aku selalu melihat ayah memijat-mijat sendiri kakinya, Aku tahu dia sangat kelelahan. Aku juga melihat dikakinya timbul penyakit kulit seperti kutu air. akupun menangis lagi kalau melihat kejadian itu. Aku ingin cepat sukses agar aku bisa membantu ayah.

Kini, Ayah sudah jarang berangkat bekerja. karena kondisinya yang sering sakit-sakitan membuatnya harus sering beristirahat dirumah. Aku sebagai anak yang tertua harus memikirkan nasib keluarga kami, aku berpikir keras bagaimana cara mendapatkan uang, sedangkan pekerjaannku sekarang belum bisa dikatakan cukup, sedangkan untuk hidupku sendiri saja masih harus gali lubang tutup lubang.

AYAH KU ADALAH PAHLAWANKU

Ayah yang selalu berjuang mencari nafkah dengan meneteskan keringat darah, selalu berjuang mencari sesuap nasi untuk menghidupiku, kini tergeletak sakit tak berdaya.

Waktu ku remaja, Ayah marah ketika aku pulang larut, bukan karena dia galak, tetapi dia takut terjadi apa - apa denganku.

Ayah memang tidak pernah mengucapkan kata cinta denganku, bukan karena dia tidak sayang, tetapi kasih sayang ayah terhadap anaknya di sampaikan dengan cara berbeda.

Ayah memang tidak pernah memperhatikanku, bukan karena dia tidak perhatian, tetapi karena dia terlalu sibuk untuk membesarkanku hingga aku sukses.

Ayah Merupakan sebuah bulan di hamparan langit gelap, memberi penerangan atas kegelapan, memberi kehidupan atas kematian. Berjuang demi nama keluarga itulah filosofi seorang ayah.

Ayah,

Semangatmu adalah hidupku.

keringatmu adalah nafasku,

Aku hidup karena pundakmu.

Aku bernafas karena cintamu

Perjuanganmu saat ini

Adalah semangatku saat nanti

Keringatmu saat ini

untuk senyumku hingga nanti

Ayah,

Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu.

SELAMAT HARI AYAH NASIONAL 12 NOVEMBER 2015




Silahkan Beri Komentar Anda

Berita Terkait